 |
| عَمَّ يَتَسَاءَلُونَ {١} |
1. Tentang apakah sebagian orang kafir Quraisy bertanya kepada sebagian lain? Mereka saling bertanya tentang berita yang besar nilainya, yaitu Al-Qur'an Al-Azhim yang mengabarkan tentang Hari Kebangkitan yang diragukan dan didustakan orang kafir Quraisy. |
| عَنِ النَّبَإِ الْعَظِيمِ {٢} |
2. Lihat ayat 1 |
| الَّذِي هُمْ فِيهِ مُخْتَلِفُونَ {٣} |
3. Lihat ayat 1 |
| كَلَّا سَيَعْلَمُونَ {٤} |
4. Anggapan mereka itu tidak benar. Orang-orang musyrik itu akan mengetahui akibat kedustaan mereka. Mereka akan melihat dengan jelas perlakuan Allah terhadap mereka pada Hari Kiamat. Kemudian, mereka akan benar-benar yakin mengenai hal itu. Mereka benar-benar akan yakin mengenai kebenaran Al-Qur'an dan Hari Kebangkitan yang disampaikan Muhammad Ini ancaman bagi mereka. |
| ثُمَّ كَلَّا سَيَعْلَمُونَ {٥} |
5. Lihat ayat 4 |
| أَلَمْ نَجْعَلِ الْأَرْضَ مِهَادًا {٦} |
6. Bukankah telah Kami jadikan bumi terhampar laksana kasur untuk mereka ? |
| وَالْجِبَالَ أَوْتَادًا {٧} |
7. Gunung-gunung Kami jadikan pasak agar bumi tidak berguncang bersama kalian? |
| وَخَلَقْنَاكُمْ أَزْوَاجًا {٨} |
8. Kami ciptakan kalian berpasang-pasangan; laki-laki dan perempuan? |
| وَجَعَلْنَا نَوْمَكُمْ سُبَاتًا {٩} |
9. Kami jadikan tidur sebagai istirahat bagi tubuh kalian, di dalamnya kalian merasakan keheningan dan ketenangan? |
| وَجَعَلْنَا اللَّيْلَ لِبَاسًا {١٠} |
10. Kami jadikan malam sebagai pakaian yang menutup dan menyelubungi kalian dengan kegelapannya, seperti pakaian yang menutupi badan pemakainya. |
| وَجَعَلْنَا النَّهَارَ مَعَاشًا {١١} |
11. Kami jadikan siang sebagai penghidupan, di waktu siang itu kalian bertebaran mencari nafkah dan bekerja untuk kebutuhan-kebutuhan kalian. |
| وَبَنَيْنَا فَوْقَكُمْ سَبْعًا شِدَادًا {١٢} |
12. Kami bangun di atas kalian tujuh langit yang kokoh bangunannya dan sempurna penciptaannya, tanpa ada sedikit pun bagian yang pecah atau retak. |
| وَجَعَلْنَا سِرَاجًا وَهَّاجًا {١٣} |
13. Kami jadikan matahari sebagai pelita yang menyala terang-benderang. |
| وَأَنْزَلْنَا مِنَ الْمُعْصِرَاتِ مَاءً ثَجَّاجًا {١٤} |
14. Juga Kami turunkan air hujan yang tercurah dari awan. Agar dengan air hujan itu Kami tumbuhkan bebijian yang dimakan manusia dan rerumputan yang dimakan binatang. Juga kebun-kebun lebat karena dedahanannya yang bercabang-cabang. |
| لِنُخْرِجَ بِهِ حَبًّا وَنَبَاتًا {١٥} |
15. Lihat ayat 14 |
| وَجَنَّاتٍ أَلْفَافًا {١٦} |
16. Lihat ayat 14 |
| إِنَّ يَوْمَ الْفَصْلِ كَانَ مِيقَاتًا {١٧} |
17. Sungguh, Hari Keputusan bagi seluruh makhluk, yaitu Hari Kiamat, adalah suatu waktu dan jadwal yang sudah ditentukan bagi orang-orang terdahulu dan orang-orang belakangan. Hari ketika malaikat meniup sang-kakala sebagai pertanda kebangkitan, lalu kalian datang berkelompok-kelompok, tiap-tiap kelompok datang ber-sama pemimpinnya. |
| يَوْمَ يُنْفَخُ فِي الصُّورِ فَتَأْتُونَ أَفْوَاجًا {١٨} |
18. Lihat ayat 17 |
| وَفُتِحَتِ السَّمَاءُ فَكَانَتْ أَبْوَابًا {١٩} |
19. Langit pun dibuka, ia memiliki banyak pintu untuk turunnya para malaikat. |
| وَسُيِّرَتِ الْجِبَالُ فَكَانَتْ سَرَابًا {٢٠} |
20. Gunung-gunung yang semula kokoh itu dihancurkan, sungguh ia laksana fatamorgana. |
| إِنَّ جَهَنَّمَ كَانَتْ مِرْصَادًا {٢١} |
21. Sungguh, Neraka Jahanam pada hari itu mengintai orang-orang kafir disediakan untuk mereka. la menjadi tempat kembali orang-orang kafir itu. Mereka tinggal di dalamnya dalam kurun waktu panjang yang tiada habisnya. Di sana mereka tidak merasakan makanan yang bisa mendinginkan panasnya api yang menyala-nyala atau minuman yang menghilangkan dahaga. Kecuali air mendidih dan nanah penduduk neraka. Mereka menerima semua itu sebagai pembalasan yang adil setimpal dengan amal perbuatan yang dahulu mereka lakukan selama di dunia. |
| لِلطَّاغِينَ مَآبًا {٢٢} |
22. Lihat ayat 21 |
| لَابِثِينَ فِيهَا أَحْقَابًا {٢٣} |
23. Lihat ayat 21 |
| لَا يَذُوقُونَ فِيهَا بَرْدًا وَلَا شَرَابًا {٢٤} |
24. Lihat ayat 21 |
| إِلَّا حَمِيمًا وَغَسَّاقًا {٢٥} |
25. Lihat ayat 21 |
| جَزَاءً وِفَاقًا {٢٦} |
26. Lihat ayat 21 |
| إِنَّهُمْ كَانُوا لَا يَرْجُونَ حِسَابًا {٢٧} |
27. Mereka dahulu tidak merasa takut kepada Hari Perhitungan sehingga tidak beramal untuk bersiap meng-hadapinya. Mereka benar-benar mendustakan ayat-ayat yang dibawa para rasul. Sedangkan segala sesuatu telah Kami ketahui dan Kami tulis di Lauh Mahfuzh. Oleh karena itu, wahai orang-orang kafir, rasakanlah balasan amal perbuatan kalian, Kami sekali-kali tidak akan menambahkan selain adzab demi adzab bagi kalian. |
| وَكَذَّبُوا بِآيَاتِنَا كِذَّابًا {٢٨} |
28. Lihat ayat 27 |
| وَكُلَّ شَيْءٍ أَحْصَيْنَاهُ كِتَابًا {٢٩} |
29. Lihat ayat 27 |
| فَذُوقُوا فَلَنْ نَزِيدَكُمْ إِلَّا عَذَابًا {٣٠} |
30. Lihat ayat 27 |
| إِنَّ لِلْمُتَّقِينَ مَفَازًا {٣١} |
31. Sungguh, orang-orang yang takut kepada Rabb mereka dan beramal shalih itu akan memperoleh kesuksesan dengan masuk surga. Mereka memiliki kebun-kebun luas dan buah anggur. Mereka mempunyai istri-istri belia yang berpayudara montok dan berusia sebaya. Mereka memiliki gelas yang penuh dengan khamr. Di surga mereka tidak mendengar ucapan sia-sia dan tidak pernah saling berdusta. |
| حَدَائِقَ وَأَعْنَابًا {٣٢} |
32. Lihat ayat 31 |
| وَكَوَاعِبَ أَتْرَابًا {٣٣} |
33. Lihat ayat 31 |
| وَكَأْسًا دِهَاقًا {٣٤} |
34. Lihat ayat 31 |
| لَا يَسْمَعُونَ فِيهَا لَغْوًا وَلَا كِذَّابًا {٣٥} |
35. Lihat ayat 31 |
| جَزَاءً مِنْ رَبِّكَ عَطَاءً حِسَابًا {٣٦} |
36. Semua itu merupakan ganjaran, karunia, dan anugerah melimpah yang mencukupi mereka dari Allah untuk mereka. Dari Rabb pemilik langit, bumi, dan apa yang ada di antara keduanya, Ar-Rahman Yang Maha Pengasih di dunia dan akhirat, mereka tidak dapat memohon kepada-Nya selain yang sudah diizinkan-Nya bagi mereka. Pada hari itu, Jibril dan para malaikat berdiri bershaf-shaf, mereka tidak dapat memberikan syafaat kecuali bagi siapa yang diizinkan oleh Ar-Rahman untuk memberikan syafaat serta ia berbicara kebenaran. Itulah hari yang benar, yang tidak diragukan pasti terjadi. Barang siapa yang menginginkan keselamatan dari berbagai kengerian di hari itu, hendaklah ia melaksanakan amal shalih sebagai jalan kembali kepada Rabbnya. |
| رَبِّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا الرَّحْمَٰنِ ۖ لَا يَمْلِكُونَ مِنْهُ خِطَابًا {٣٧} |
37. Lihat ayat 36 |
| يَوْمَ يَقُومُ الرُّوحُ وَالْمَلَائِكَةُ صَفًّا ۖ لَا يَتَكَلَّمُونَ إِلَّا مَنْ أَذِنَ لَهُ الرَّحْمَٰنُ وَقَالَ صَوَابًا {٣٨} |
38. Lihat ayat 36 |
| ذَٰلِكَ الْيَوْمُ الْحَقُّ ۖ فَمَنْ شَاءَ اتَّخَذَ إِلَىٰ رَبِّهِ مَآبًا {٣٩} |
39. Lihat ayat 36 |
| إِنَّا أَنْذَرْنَاكُمْ عَذَابًا قَرِيبًا يَوْمَ يَنْظُرُ الْمَرْءُ مَا قَدَّمَتْ يَدَاهُ وَيَقُولُ الْكَافِرُ يَا لَيْتَنِي كُنْتُ تُرَابًا {٤٠} |
40. Pada hari itu, setiap orang melihat amal kebajikan yang pernah dilakukannya dan dosa yang pernah diperbuatnya. Bagi orang kafir, disebabkan ketakutan menghadapi hisab, berkata: "Duhai, alangkah baiknya andaikata dulu aku adalah tanah sehingga aku tidak dibang-kitkan." |
 |