سورةالجاثية {٤٥} 45. AL-JAATHIYAH
حم {١} 1. Hamim, pembicaraan tentang huruf muqatha'ah telah disampaikan pada awal Surah Al-Baqarah.
تَنْزِيلُ الْكِتَابِ مِنَ اللَّهِ الْعَزِيزِ الْحَكِيمِ {٢} 2. Al-Qur'an ini diturunkan dari Allah Yang Maha Perkasa dalam menjatuhkan hukuman yang keras terhadap musuh-musuh-Nya dan Yang Mahabijaksana dalam mengatur urusan-urusan makhluk-Nya.
إِنَّ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ لَآيَاتٍ لِلْمُؤْمِنِينَ {٣} 3. Sungguh, pada langit yang tujuh dan bumi tempat keluarnya makhluk, serta pada berbagai jenis makhluk yang ada pada keduanya, terdapat bukti-bukti dan hujah-hujah bagi orang-orang yang mengimaninya.
وَفِي خَلْقِكُمْ وَمَا يَبُثُّ مِنْ دَابَّةٍ آيَاتٌ لِقَوْمٍ يُوقِنُونَ {٤} 4. Juga pada penciptaan kalian —wahai manusia— dan pencip-taan makhluk melata yang bertebaran di bumi, terdapat hujah-hujah dan bukti-bukti bagi orang-orang yang yakin kepada Allah dan syariat-Nya.
وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَمَا أَنْزَلَ اللَّهُ مِنَ السَّمَاءِ مِنْ رِزْقٍ فَأَحْيَا بِهِ الْأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا وَتَصْرِيفِ الرِّيَاحِ آيَاتٌ لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَ {٥} 5. Begitu pula pada silih bergantinya siang dan malam, hujan yang diturunkan Allah dari langit, lalu dengan hujan itu Allah menghidupkan bumi yang kering sehingga bersemilah tumbuhan dan tanaman padanya, dan dihembuskannya angin kepada kalian dari semua arah untuk kemanfaatan kalian, terdapat bukti dan hujah bagi kaum yang memahami bukti dan hujah dari Allah.
تِلْكَ آيَاتُ اللَّهِ نَتْلُوهَا عَلَيْكَ بِالْحَقِّ ۖ فَبِأَيِّ حَدِيثٍ بَعْدَ اللَّهِ وَآيَاتِهِ يُؤْمِنُونَ {٦} 6. Wahai Rasul, ayat-ayat dan hujah-hujah ini Kami bacakan kepadamu dengan kebenaran. Ucapan yang seperti apakah yang akan mereka imani, percayai, dan amalkan setelah Allah, ayat-ayat-Nya, dan bukti-bukti dari-Nya bahwa Dia satu-satu-Nya ilah yang benar, yang tiada sekutu bagi-Nya?
وَيْلٌ لِكُلِّ أَفَّاكٍ أَثِيمٍ {٧} 7. Kebinasaan dan kehancuran yang hebat bagi setiap pendusta yang banyak berbuat dosa.
يَسْمَعُ آيَاتِ اللَّهِ تُتْلَىٰ عَلَيْهِ ثُمَّ يُصِرُّ مُسْتَكْبِرًا كَأَنْ لَمْ يَسْمَعْهَا ۖ فَبَشِّرْهُ بِعَذَابٍ أَلِيمٍ {٨} 8. la mendengar ayat-ayat kitab Allah dibacakan kepadanya, kemudian ia semakin jauh dalam kekafiran, sombong dan enggan patuh kepada Allah dan Rasul-Nya, seakan-akan ia tidak pernah mendengarkan ayat-ayat Allah yang dibacakan kepadanya itu. Wahai Rasul, sampaikan kabar gembira kepada orang yang banyak berdusta dan berbuat dosa ini tentang adzab yang pedih dan menyakitkan di neraka Jahanam pada Hari Kiamat.
وَإِذَا عَلِمَ مِنْ آيَاتِنَا شَيْئًا اتَّخَذَهَا هُزُوًا ۚ أُولَٰئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ مُهِينٌ {٩} 9. Jika orang yang banyak berdusta dan berdosa ini mendengar sebagian ayat-ayat Kami, ia menjadikannya sebagai bahan ejekan. Mereka itu akan memperoleh adzab yang menghinakan dan menistakan pada Hari Kiamat, sebagai balasan dari tindakan mereka mengejek dan mencemooh Al-Qur'an.
مِنْ وَرَائِهِمْ جَهَنَّمُ ۖ وَلَا يُغْنِي عَنْهُمْ مَا كَسَبُوا شَيْئًا وَلَا مَا اتَّخَذُوا مِنْ دُونِ اللَّهِ أَوْلِيَاءَ ۖ وَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ {١٠} 10. Di hadapan orang-orang yang mengejek ayat-ayat Allah itu ada neraka Jahanam. Harta dan anak yang mereka usahakan serta ilah-ilah yang mereka ibadahi selain Allah, sama sekali tidak berguna bagi mereka, dan bagi mereka adzab yang besar dan pedih.
هَٰذَا هُدًى ۖ وَالَّذِينَ كَفَرُوا بِآيَاتِ رَبِّهِمْ لَهُمْ عَذَابٌ مِنْ رِجْزٍ أَلِيمٌ {١١} 11. Wahai Rasul, Al-Qur'an yang Kami turunkan kepadamu ini merupakan petunjuk dari kesesatan, bukti kebenaran yang menunjukkan jalan yang lurus kepada siapa yang mengikuti dan mengamalkannya. Adapun orang-orang yang menyangkal dan tidak mempercayai ayat-ayat yang menunjukkan kebenaran di dalam Al-Qur'an, bagi mereka adzab dari jenis yang paling buruk pada Hari Kiamat, yang pedih dan menyakitkan.
اللَّهُ الَّذِي سَخَّرَ لَكُمُ الْبَحْرَ لِتَجْرِيَ الْفُلْكُ فِيهِ بِأَمْرِهِ وَلِتَبْتَغُوا مِنْ فَضْلِهِ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ {١٢} 12. Allah adalah yang menundukkan lautan untuk kalian agar kapal-kapal berlayar di atasnya dengan perintah-Nya dan agar kalian mencari karunia-Nya dengan berbagai macam perdagangan dan usaha, mudah-mudahan kalian bersyukur kepada Rabb kalian yang telah menundukkannya untuk kalian, sehingga beribadah kepada-Nya saja serta mematuhi-Nya dalam perintah dan larangan-Nya.
وَسَخَّرَ لَكُمْ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ جَمِيعًا مِنْهُ ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ {١٣} 13. Dia menundukkan segala yang ada di langit seperti matahari, bulan, dan bintang-bintang, segala yang di bumi seperti makhluk melata, pohon, kapal, dan sebagainya untuk kemanfaatan kalian. Semua nikmat ini merupakan karunia dan anugerah dari Allah saja yang Dia berikan kepada kalian. Maka beribadahlah hanya kepada-Nya dan jangan mempersekutukan-Nya. Sungguh, di dalam hal-hal yang ditundukkan Allah untuk kalian itu terdapat tanda-tanda dan bukti-bukti akan keesaan Allah bagi orang-orang yang berfikir tentang ayat-ayat, hujah-hujah, dan bukti-bukti Allah, lalu mengambil pelajaran darinya.
قُلْ لِلَّذِينَ آمَنُوا يَغْفِرُوا لِلَّذِينَ لَا يَرْجُونَ أَيَّامَ اللَّهِ لِيَجْزِيَ قَوْمًا بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ {١٤} 14. Wahai Rasul, katakan kepada orang-orang yang membenarkan Allah dan mengikuti rasul-rasul-Nya, hendaklah mereka memaafkan orang-orang yang tidak mengharap pahala Allah dan tidak takut kepada siksa-Nya ketika menyakiti orang-orang beriman. Biarlah Allah membalas orang-orang musyrik itu disebabkan dosa dan tindakan mereka menyakiti orang-orang beriman yang dilakukan ketika di dunia.
مَنْ عَمِلَ صَالِحًا فَلِنَفْسِهِ ۖ وَمَنْ أَسَاءَ فَعَلَيْهَا ۖ ثُمَّ إِلَىٰ رَبِّكُمْ تُرْجَعُونَ {١٥} 15. Barang siapa di antara hamba-hamba Allah yang beramal dengan cara menaati-Nya maka amalnya itu untuk dirinya sendiri, sedangkan barang siapa yang beramal buruk di dunia dengan cara bermaksiat kepada Allah maka ia telah berbuat jahat kepada dirinya sendiri. Wahai manusia, kalian pasti akan kembali kepada Rabb kalian sesudah kematian, lalu Dia akan membalas orang yang berbuat baik sesuai dengan perbuatan baiknya dan membalas orang yang berbuat jahat sesuai dengan perbuatan jahatnya.
وَلَقَدْ آتَيْنَا بَنِي إِسْرَائِيلَ الْكِتَابَ وَالْحُكْمَ وَالنُّبُوَّةَ وَرَزَقْنَاهُمْ مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَفَضَّلْنَاهُمْ عَلَى الْعَالَمِينَ {١٦} 16. Kami telah memberikan Taurat, Injil, dan hukum yang berasaskan keduanya kepada Bani Israil. Kami jadikan kebanyakan nabi dari keturunan Ibrahim berasal dari kalangan mereka. Kami karuniai rezeki yang baik-baik berupa buah-buahan dan makanan, dan Kami utamakan mereka di atas bangsa-bangsa lain yang hidup sezaman dengannya.
وَآتَيْنَاهُمْ بَيِّنَاتٍ مِنَ الْأَمْرِ ۖ فَمَا اخْتَلَفُوا إِلَّا مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَهُمُ الْعِلْمُ بَغْيًا بَيْنَهُمْ ۚ إِنَّ رَبَّكَ يَقْضِي بَيْنَهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فِيمَا كَانُوا فِيهِ يَخْتَلِفُونَ {١٧} 17. Kami juga telah memberi Bani Israil syariat-syariat yang jelas mengenai halal dan haram serta bukti-bukti yang menjelaskan kebenaran dan kebatilan. Mereka tidak berselisih pendapat kecuali setelah datangnya ilmu dan tegaknya hujah atas mereka. Yang mendorong perselisihan itu adalah kedengkian sebagian mereka terhadap sebagian lain, karena menginginkan kedudukan terhormat dan kepemimpinan. Sesungguhnya Rabbmu, wahai Rasul, yang akan memutuskan antara orang-orang Bani Israil yang berselisih pendapat itu pada Hari Kiamat mengenai perselisihan mereka ketika di dunia. Ayat ini mengandung peringatan bagi umat ini agar tidak meniru perilaku mereka.
ثُمَّ جَعَلْنَاكَ عَلَىٰ شَرِيعَةٍ مِنَ الْأَمْرِ فَاتَّبِعْهَا وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَاءَ الَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ {١٨} 18. Janganlah mengikuti hawa nafsu orang-orang yang bodoh tentang syariat Allah dan yang tidak mengerti kebenaran. Ayat ini mengandung dalil-dalil agung tentang kesempurnaan dan kemuliaan din ini serta kewajiban mematuhi hukum-hukumnya dan menghindari kecenderu-ngan kepada hawa nafsu orang-orang kafir dan ingkar.
إِنَّهُمْ لَنْ يُغْنُوا عَنْكَ مِنَ اللَّهِ شَيْئًا ۚ وَإِنَّ الظَّالِمِينَ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ ۖ وَاللَّهُ وَلِيُّ الْمُتَّقِينَ {١٩} 19. Sungguh wahai Rasul, orang-orang musyrik yang menga-jakmu mengikuti hawa nafsu mereka tidaklah akan berguna sedikit pun bagimu untuk mencegah hukuman Allah jika engkau mengikuti hawa nafsu mereka. Sesungguhnya, orang-orang munafik, Yahudi, dan lain-lain yang melanggar hukum Allah, sebagian mereka merupakan penolong bagi sebagian lain dalam memusuhi orang-orang yang beriman dan taat kepada Allah. Sedangkan Allah adalah penolong orang-orang yang bertakwa kepada Rabb mereka dengan menjalankan kewajiban serta menjauhi larangan-Nya.
هَٰذَا بَصَائِرُ لِلنَّاسِ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِقَوْمٍ يُوقِنُونَ {٢٠} 20. Wahai Rasul, Al-Qur'an yang Kami turunkan kepadamu ini merupakan pedoman manusia untuk melihat kebenaran dan kebatilan. Dengannya mereka mengenal jalan yang lurus dan merupakan petunjuk serta rahmat bagi orang yang yakin akan kebenarannya. la diturunkan dari Allah Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.
أَمْ حَسِبَ الَّذِينَ اجْتَرَحُوا السَّيِّئَاتِ أَنْ نَجْعَلَهُمْ كَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ سَوَاءً مَحْيَاهُمْ وَمَمَاتُهُمْ ۚ سَاءَ مَا يَحْكُمُونَ {٢١} 21. Bahkan, apakah orang-orang yang melakukan kejahatan, mendustakan rasul Allah, menyelisihi perintah Rabb mereka, dan beribadah kepada selain-Nya itu menyangka bahwa Kami akan menjadikan mereka seperti orang-orang yang beriman kepada Allah, membenarkan rasul-Nya, beramal shalih, dan mengikhlaskan ibadah hanya untuk-Nya? Apakah Kami me-nyamakan mereka di dunia dan akhirat? Betapa buruk pe-nilaian mereka yang menyamakan antara orang-orang yang banyak berbuat jahat dengan orang-orang yang berbakti itu di akhirat.
وَخَلَقَ اللَّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِالْحَقِّ وَلِتُجْزَىٰ كُلُّ نَفْسٍ بِمَا كَسَبَتْ وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَ {٢٢} 22. Allah menciptakan langit dan bumi dengan kebenaran, keadilan, dan hikmah agar setiap jiwa dibalas di akhirat dengan kebaikan atau keburukan yang dilakukannya serta mereka tidak dizhalimi, sebagai balasan amal perbuatan mereka.
أَفَرَأَيْتَ مَنِ اتَّخَذَ إِلَٰهَهُ هَوَاهُ وَأَضَلَّهُ اللَّهُ عَلَىٰ عِلْمٍ وَخَتَمَ عَلَىٰ سَمْعِهِ وَقَلْبِهِ وَجَعَلَ عَلَىٰ بَصَرِهِ غِشَاوَةً فَمَنْ يَهْدِيهِ مِنْ بَعْدِ اللَّهِ ۚ أَفَلَا تَذَكَّرُونَ {٢٣} 23. Wahai Rasul, tahukah engkau orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai ilah sehingga ia tidak menginginkan sesuatu kecuali pasti dilakukannya. Allah menyesatkannya setelah datangnya ilmu dan tegaknya hujah atasnya. la tidak mendengar dan tidak mengambil pelajaran dari nasihat-nasihat Allah. Allah menutup hatinya sehingga ia tidak bisa memahami sama sekali, dan Dia (Allah) meletakkan penutup pada matanya sehingga ia tidak bisa melihat hujah-hujah Allah? Siapakah yang kuasa memberinya taufik agar berada di atas kebenaran setelah ia disesatkan oleh Allah? Tidakkah kalian mengambil pelajaran, wahai manusia, sehingga kalian tahu bahwa orang yang diperlakukan seperti itu oleh Allah, tidak mungkin mendapat petunjuk selama-lamanya dan tidak akan menemukan wali yang membimbingnya? Ayat ini merupakan landasan yang mem-peringatkan agar orang-orang yang beriman tidak menjadikan hawa nafsu sebagai motif amal mereka.
وَقَالُوا مَا هِيَ إِلَّا حَيَاتُنَا الدُّنْيَا نَمُوتُ وَنَحْيَا وَمَا يُهْلِكُنَا إِلَّا الدَّهْرُ ۚ وَمَا لَهُمْ بِذَٰلِكَ مِنْ عِلْمٍ ۖ إِنْ هُمْ إِلَّا يَظُنُّونَ {٢٤} 24. Orang-orang musyrik itu berkata, "Tiada kehidupan selain kehidupan dunia yang kita berada di dalamnya ini, tidak ada kehidupan lain." Sebagai pendustaan terhadap kebangkitan setelah kematian. "Tidak ada yang membinasakan kita kecuali berlalunya malam dan siang sepanjang hidup kita." Sebagai pendustaan bahwa mereka memiliki Rabb yang mematikan dan membinasakan mereka. Padahal, orang-orang musyrik itu tidak memiliki ilmu mengenai hal itu. Mereka berbicara hanya berdasar dugaan, keraguan, dan khayalan.
وَإِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ آيَاتُنَا بَيِّنَاتٍ مَا كَانَ حُجَّتَهُمْ إِلَّا أَنْ قَالُوا ائْتُوا بِآبَائِنَا إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ {٢٥} 25. Jika kepada orang-orang musyrik yang mendustakan kebangkitan itu dibacakan ayat-ayat Kami yang jelas, mereka tidak memiliki hujah kecuali berkata kepada Rasul, Muhammad: "Hendaklah engkau dan orang-orang yang beriman bersamamu menghidupkan nenek moyang kami yang sudah mati, jika perkataan kalian benar."
قُلِ اللَّهُ يُحْيِيكُمْ ثُمَّ يُمِيتُكُمْ ثُمَّ يَجْمَعُكُمْ إِلَىٰ يَوْمِ الْقِيَامَةِ لَا رَيْبَ فِيهِ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ {٢٦} 26. Wahai Rasul, katakan kepada orang-orang musyrik yang mendustakan Hari Kebangkitan itu: "Allah akan memberi kalian kehidupan di dunia ini sesuai dengan kehendak-Nya, kemudian mematikan kalian di dalamnya, lalu menghimpun kalian semua dalam keadaan hidup di Hari Kiamat, tidak ada keraguan mengenainya. Akan tetapi, kebanyakan manusia tidak mengetahui kekuasaan Allah untuk mematikan dan membangkitkan mereka pada Hari Kiamat."
وَلِلَّهِ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ وَيَوْمَ تَقُومُ السَّاعَةُ يَوْمَئِذٍ يَخْسَرُ الْمُبْطِلُونَ {٢٧} 27. Milik Allahlah kekuasaan langit yang tujuh dan bumi, baik dalam penciptaan, kerajaan, dan peribadahan. Pada Hari Kiamat ketika orang-orang mati dibangkitkan dari kubur dan dihisab, merugilah orang-orang yang kafir kepada Allah serta tidak percaya kepada ayat-ayat dan bukti-bukti nyata yang diturunkan-Nya kepada Rasul-Nya.
وَتَرَىٰ كُلَّ أُمَّةٍ جَاثِيَةً ۚ كُلُّ أُمَّةٍ تُدْعَىٰ إِلَىٰ كِتَابِهَا الْيَوْمَ تُجْزَوْنَ مَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ {٢٨} 28. Wahai Rasul, engkau akan melihat pada saat kiamat terjadi, para penganut setiap millah dan din duduk berlutut, setiap umat diseru menuju kitab amalnya dan kepada mereka dikatakan: "Pada hari ini kalian akan mendapat balasan kebaikan atau keburukan yang dahulu kalian kerjakan:'
هَٰذَا كِتَابُنَا يَنْطِقُ عَلَيْكُمْ بِالْحَقِّ ۚ إِنَّا كُنَّا نَسْتَنْسِخُ مَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ {٢٩} 29. Inilah kitab Kami yang berbicara kepada kalian tentang seluruh amal kalian tanpa penambahan atau pengurangan. Sungguh, Kami dahulu meme-rintah para malaikat penjaga agar menulis amal kalian.
فَأَمَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ فَيُدْخِلُهُمْ رَبُّهُمْ فِي رَحْمَتِهِ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْمُبِينُ {٣٠} 30. Adapun, orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya di dunia, mereka melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya sehingga akan memasukkan ke surga-Nya dengan rahmat-Nya. Surga itu merupakan kesuksesan yang nyata. Tidak ada kesuksesan yang melebihinya.
وَأَمَّا الَّذِينَ كَفَرُوا أَفَلَمْ تَكُنْ آيَاتِي تُتْلَىٰ عَلَيْكُمْ فَاسْتَكْبَرْتُمْ وَكُنْتُمْ قَوْمًا مُجْرِمِينَ {٣١} 31. Adapun orang-orang yang tidak percaya bahwa Allah adalah ilah yang benar, mendustakan rasul-rasul-Nya, dan tidak mengamalkan syariat-Nya maka akan dikatakan kepada mereka sebagai celaan: "Bukankah ayat-ayat-Ku pernah dibacakan kepada kalian ketika di dunia, lalu kalian sombong sehingga enggan mendengarkan dan mengimaninya, sedangkan kalian adalah orang-orang musyrikyang selalu melakukan kemaksiatan dan tidak mengimani adanya pahala dan hukuman?"
وَإِذَا قِيلَ إِنَّ وَعْدَ اللَّهِ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ لَا رَيْبَ فِيهَا قُلْتُمْ مَا نَدْرِي مَا السَّاعَةُ إِنْ نَظُنُّ إِلَّا ظَنًّا وَمَا نَحْنُ بِمُسْتَيْقِنِينَ {٣٢} 32. Jika dikatakan kepada kalian: "Sesungguhnya janji Allah tentang dibangkitkannya manusia dari kubur adalah benar dan tidak ada keraguan tentang terjadinya kiamat." Kalian men-jawab: "Kami tidak mengetahui apa itu kiamat? Kami tidak menduganya akan terjadi kecuali hanya menerka-nerka. Kami tidak yakin bahwa kiamat akan datang."
وَبَدَا لَهُمْ سَيِّئَاتُ مَا عَمِلُوا وَحَاقَ بِهِمْ مَا كَانُوا بِهِ يَسْتَهْزِئُونَ {٣٣} 33. Orang-orang yang dulu mendustakan ayat-ayat Allah itu diperlihatkan kepada mereka amalan buruk yang mereka perbuat semasa masih di dunia dan ditimpa adzab Allah sebagai balasan atas ejekan yang dulu mereka lakukan.
وَقِيلَ الْيَوْمَ نَنْسَاكُمْ كَمَا نَسِيتُمْ لِقَاءَ يَوْمِكُمْ هَٰذَا وَمَأْوَاكُمُ النَّارُ وَمَا لَكُمْ مِنْ نَاصِرِينَ {٣٤} 34. Kepada orang-orang kafir itu dikatakan: "Pada hari ini Kami tinggalkan kalian dalam adzab Jahanam sebagaimana kalian mening-galkan keimanan kepada Rabb kalian dan tidak beramal untuk bersiap menghadapi hari kalian ini. Tempat kalian adalah Neraka Jahanam, tidak ada penolong bagi kalian dari adzab Allah.
ذَٰلِكُمْ بِأَنَّكُمُ اتَّخَذْتُمْ آيَاتِ اللَّهِ هُزُوًا وَغَرَّتْكُمُ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا ۚ فَالْيَوْمَ لَا يُخْرَجُونَ مِنْهَا وَلَا هُمْ يُسْتَعْتَبُونَ {٣٥} 35. Adzab Allah yang menimpa kalian ini pe-nyebabnya adalah kalian telah menjadikan ayat-ayat dan hujah-hujah Allah sebagai bahan ejekan dan permainan serta tertipu oleh perhiasan kehidupan dunia!" Pada hari ini mereka tidak akan keluar dari neraka dan tidak dikembalikan ke dunia untuk bertaubat dan beramal shalih.
فَلِلَّهِ الْحَمْدُ رَبِّ السَّمَاوَاتِ وَرَبِّ الْأَرْضِ رَبِّ الْعَالَمِينَ {٣٦} 36. Hanya milik Allah segala puji atas nikmat-nikmat-Nya yang tidak terhingga ke-pada makhluk-Nya; Dia Rabb, Pencipta, dan Pemelihara langit dan bumi serta Rabb seluruh makhluk.
وَلَهُ الْكِبْرِيَاءُ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۖ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ {٣٧} 37. Hanya milik-Nya segala keagungan, kemuliaan, kesombongan, kekuasaan, kemampuan, dan kesempurnaan di langit dan di bumi; Dia Mahaperkasa yang tidak bisa dikalahkan, Mahabijaksana dalam ucapan, perbuatan, takdir, dan syariah-Nya, Dia Mahasuci dan Mahatinggi, tiada ilah kecuali Dia.
Al-Qur'an Today @2006