سورةيس {٣٦} 36. YAA SIIN
يس {١} 1. Yasin. Pembicaraan tentang huruf muqatha'ah telah dikemukakan di awal surah Al-Baqarah.
وَالْقُرْآنِ الْحَكِيمِ {٢} 2. Wahai Rasul, Allah bersumpah dengan Al-Qur'an yang lengkap dengan kandungan hukum, hikmah, dan hujah bahwa engkau adalah salah seorang yang diutus menyampaikan wahyu Allah kepada hamba-hamba-Nya. Engkau di atas jalan yang lurus, yaitu Islam.
إِنَّكَ لَمِنَ الْمُرْسَلِينَ {٣} 3. Lihat ayat 2
عَلَىٰ صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ {٤} 4. Lihat ayat 2
تَنْزِيلَ الْعَزِيزِ الرَّحِيمِ {٥} 5. Al-Qur'an diturunkan dari Yang Mahaperkasa dalam menimpakan hukuman keras terhadap pelaku kekafiran dan kemaksiatan serta Maha Penyayang kepada hamba-hamba-Nya yang bertaubat dan beramal shalih.
لِتُنْذِرَ قَوْمًا مَا أُنْذِرَ آبَاؤُهُمْ فَهُمْ غَافِلُونَ {٦} 6. Kami menurunkannya kepadamu, wahai Rasul, agar dengannya engkau menyampaikan peringatan kepada orang-orang yang nenek moyang mereka belum pernah mendapat peringatan sebelummu, yaitu bangsa Arab. Maka mereka lalai dari keimanan dan dari keistiqamahan beramal shalih. Setiap bangsa yang tidak mendapat peringatan pasti terjatuh dalam kelalaian. Oleh karena itu, ini mengandung dalil mengenai kewajiban para ulama yang memiliki pengetahuan tentang Allah dan syariat-Nya agar berdakwah dan menyampaikan peringatan dalam rangka menyadarkan kaum muslimin dari kelalaian.
لَقَدْ حَقَّ الْقَوْلُ عَلَىٰ أَكْثَرِهِمْ فَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ {٧} 7. Adzab telah pasti bagi kebanyakan orang kafir setelah mereka mendapat tawaran kebenaran tetapi menolaknya. Mereka tidak beriman kepada Allah dan Rasul-Nya serta tidak mengamalkan syariat-Nya.
إِنَّا جَعَلْنَا فِي أَعْنَاقِهِمْ أَغْلَالًا فَهِيَ إِلَى الْأَذْقَانِ فَهُمْ مُقْمَحُونَ {٨} 8. Kami jadikan orang-orang kafir yang ditawari kebenaran lalu menolaknya dan bersikukuh dalam kekafiran dan ketidak berimanan itu seperti orang-orang yang leher mereka dibelenggu, tangan mereka diikat ke leher di bawah dagu sehingga terpaksa mereka mendongakkan kepala ke langit, mereka pun terbelenggu dari setiap kebaikan, tidak melihat kebenaran, dan tidak mengikuti petunjuknya.
وَجَعَلْنَا مِنْ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ سَدًّا وَمِنْ خَلْفِهِمْ سَدًّا فَأَغْشَيْنَاهُمْ فَهُمْ لَا يُبْصِرُونَ {٩} 9. Kami menghadirkan dinding dari arah depan dan belakang orang-orang kafir sehingga mereka seperti orang yang jalannya tertutup dinding dari depan dan belakangnya, maka kami butakan mata mereka disebabkan oleh kekafiran dan kesombongan mereka. Mereka pun tidak bisa melihat kebenaran dan tidak mendapat petunjuk. Setiap orang yang meng-ambil sikap berpaling dan menentang dakwah Islam maka ia layak mendapat hukuman ini.
وَسَوَاءٌ عَلَيْهِمْ أَأَنْذَرْتَهُمْ أَمْ لَمْ تُنْذِرْهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ {١٠} 10. Wahai Rasul, sama saja bagi orang-orang kafir itu, apakah engkau menyampaikan peringatan atau tidak menyampaikan peringatan, mereka tetap tidak beriman dan tidak beramal.
إِنَّمَا تُنْذِرُ مَنِ اتَّبَعَ الذِّكْرَ وَخَشِيَ الرَّحْمَٰنَ بِالْغَيْبِ ۖ فَبَشِّرْهُ بِمَغْفِرَةٍ وَأَجْرٍ كَرِيمٍ {١١} 11. Peringatanmu hanya akan bermanfaat bagi orang yang beriman kepada Al-Qur'an, mengikuti hukum-hukum Allah yang terkandung di dalamnya, dan takut kepada Yang Maha Pemurah ketika tidak ada siapa pun selain Allah yang melihatnya, sampaikanlah kabar gembira kepadanya berupa ampunan Allah terhadap dosa-dosa dan pahala dari-Nya di akhirat atas segala amal shalihnya, yaitu masuk surga.
إِنَّا نَحْنُ نُحْيِي الْمَوْتَىٰ وَنَكْتُبُ مَا قَدَّمُوا وَآثَارَهُمْ ۚ وَكُلَّ شَيْءٍ أَحْصَيْنَاهُ فِي إِمَامٍ مُبِينٍ {١٢} 12. Sungguh, Kami akan menghidupkan semua orang yang mati kelak pada Hari Kiamat, menulis kebaikan dan kejahatan yang mereka lakukan, serta pengaruh-pengaruh yang timbul disebabkan oleh mereka, baik ketika hidup maupun setelah kematian mereka, yang baik seperti anak shalih, ilmu yang bermanfaat, serta sedekah jariyah dan yang buruk seperti: kesyirikan serta kemaksiatan. Segala sesuatu telah Kami perhitungkan dalam sebuah kitab yang jelas, yaitu Induk dan Rujukan Kitab-Kitab, yakni Lauh Mahfuzh. Orang yang berakal wajib melakukan muhasabah diri agar ia menjadi teladan dalam kebaikan semasa hidupnya maupun sesudah kematiannya.
وَاضْرِبْ لَهُمْ مَثَلًا أَصْحَابَ الْقَرْيَةِ إِذْ جَاءَهَا الْمُرْسَلُونَ {١٣} 13. Wahai Rasul, buatlah perumpamaan yang bisa menjadi pelajaran bagi orang-orang musyrik di antara kaummu yang menolak dakwahmu, yaitu kisah penduduk negeri ketika didatangi oleh para rasul. Ketika Kami mengutus dua orang rasul kepada mereka untuk mengajak mereka kepada keimanan kepada Allah dan meninggalkan ibadah kepada selain-Nya, lalu penduduk negeri itu mendustakan kedua rasul tersebut. Kemudian Kami kuatkan keduanya dengan rasul ketiga, lalu ketiganya berkata kepada penduduk negeri: "Sungguh, kami adalah rasul yang diutus kepada kalian!"
إِذْ أَرْسَلْنَا إِلَيْهِمُ اثْنَيْنِ فَكَذَّبُوهُمَا فَعَزَّزْنَا بِثَالِثٍ فَقَالُوا إِنَّا إِلَيْكُمْ مُرْسَلُونَ {١٤} 14. Lihat ayat 13
قَالُوا مَا أَنْتُمْ إِلَّا بَشَرٌ مِثْلُنَا وَمَا أَنْزَلَ الرَّحْمَٰنُ مِنْ شَيْءٍ إِنْ أَنْتُمْ إِلَّا تَكْذِبُونَ {١٥} 15. Penduduk negeri itu berkata kepada para rasul: "Kalian hanyalah manusia seperti kami, Allah Yang Maha Pemurah tidaklah menurunkan wahyu sama sekali dan kalian, wahai para rasul, hanyalah berdusta."
قَالُوا رَبُّنَا يَعْلَمُ إِنَّا إِلَيْكُمْ لَمُرْسَلُونَ {١٦} 16. Para rasul berkata seraya menegaskan: "Rabb kami yang telah mengutus kami, mengetahui bahwa kami adalah para rasul yang diutus kepada kalian. Tugas kami hanyalah menyampaikan risalah dengan jelas. Kami tidak berkuasa memberi hidayah kepada kalian, karena hidayah itu terletak di tangan Allah saja."
وَمَا عَلَيْنَا إِلَّا الْبَلَاغُ الْمُبِينُ {١٧} 17. Lihat ayat 16
قَالُوا إِنَّا تَطَيَّرْنَا بِكُمْ ۖ لَئِنْ لَمْ تَنْتَهُوا لَنَرْجُمَنَّكُمْ وَلَيَمَسَّنَّكُمْ مِنَّا عَذَابٌ أَلِيمٌ {١٨} 18. Penduduk negeri itu berkata: "Sungguh, kami menganggap nasib malang kami ini disebabkan oleh kalian, jika kalian tidak menghentikan dakwah niscaya kalian akan kami bunuh dengan lemparan batu-batu agar siksa yang pedih dan menyakitkan dari kami menimpa kalian."
قَالُوا طَائِرُكُمْ مَعَكُمْ ۚ أَئِنْ ذُكِّرْتُمْ ۚ بَلْ أَنْتُمْ قَوْمٌ مُسْرِفُونَ {١٩} 19. Para rasul itu menjawab: "Kemalangan serta perbuatan syirik dan jahat kalian itu semua kembali kepada kalian, apakah jika dinasihati dengan nasihat yang mengandung kebaikan, kalian menuduhkan kemalangan kepada kami dan mengancam kami dengan rajam dan penyiksaan? Justru, kalian adalah kaum yang biasa melampaui batas dalam kemaksiatan dan pendustaan."
وَجَاءَ مِنْ أَقْصَى الْمَدِينَةِ رَجُلٌ يَسْعَىٰ قَالَ يَا قَوْمِ اتَّبِعُوا الْمُرْسَلِينَ {٢٠} 20. Datanglah seorang lelaki dari tempat yang jauh di kota itu, bersegera (itu terjadi ketika ia mengetahui bahwa penduduk negeri ingin membunuh dan menyiksa para rasul), ia berkata: "Wahai kaumku, ikutilah para rasul yang diutus Allah kepada kalian! lkutilah orang-orang yang tidak meminta harta kepada kalian sebagai upah menyampaikan risalah, sedangkan mereka itu mendapat petunjuk dalam ajakan dakwah yang disampaikan kepada kalian yaitu beribadah kepada Allah saja." Ini mengandung penjelasan tentang keutamaan orang yang bergegas dalam rangka melakukan amar makruf dan nahyi munkar.
اتَّبِعُوا مَنْ لَا يَسْأَلُكُمْ أَجْرًا وَهُمْ مُهْتَدُونَ {٢١} 21. Lihat ayat 20
وَمَا لِيَ لَا أَعْبُدُ الَّذِي فَطَرَنِي وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ {٢٢} 22. "Apakah yang menghalangiku untuk beribadah kepada Allah yang telah menciptakanku, sedangkan kalian semua akan kembali kepada-Nya?
أَأَتَّخِذُ مِنْ دُونِهِ آلِهَةً إِنْ يُرِدْنِ الرَّحْمَٰنُ بِضُرٍّ لَا تُغْنِ عَنِّي شَفَاعَتُهُمْ شَيْئًا وَلَا يُنْقِذُونِ {٢٣} 23. Apakah aku akan beribadah kepada ilah-ilah selain Allah yang tidak memiliki urusan sedikit pun. Jika Allah Yang Maha Pemurah hendak menimpakan keburukan kepadaku maka ilah-ilah ini tidak bisa mencegah dan menghalanginya, serta tidak bisa menyelamatkanku dari keburukan yang menimpaku? Sungguh, jika melakukan itu, aku sungguh melakukan kesalahan yang nyata. Sungguh, aku beriman kepada Rabb kalian maka dengarkan baik-baik ucapanku kepada kalian dan taatilah aku dengan beriman!" Selesai mengatakan itu, kaumnya menyerang dan membunuhnya, lalu Allah pun memasukkannya ke surga.
إِنِّي إِذًا لَفِي ضَلَالٍ مُبِينٍ {٢٤} 24. Lihat ayat 23
إِنِّي آمَنْتُ بِرَبِّكُمْ فَاسْمَعُونِ {٢٥} 25. Lihat ayat 23
قِيلَ ادْخُلِ الْجَنَّةَ ۖ قَالَ يَا لَيْتَ قَوْمِي يَعْلَمُونَ {٢٦} 26. Setelah dibunuh, dikatakan kepadanya: "Masuklah surga!" sebagai penghormatan baginya.
بِمَا غَفَرَ لِي رَبِّي وَجَعَلَنِي مِنَ الْمُكْرَمِينَ {٢٧} 27. Dalam gelimang kenikmatan dan kemuliaan, ia berkata: "Duhai, andaikata kaumku mengetahui ampunan dan kemuliaan yang diberikan Rabbku kepadaku disebabkan oleh keimananku kepada Allah, kesabaranku menaati-Nya, dan kepatuhanku mengikuti rasul-rasul-Nya hingga aku dibunuh, dengan demikian mereka akan beriman kepada Allah dan masuk surga sepertiku."
وَمَا أَنْزَلْنَا عَلَىٰ قَوْمِهِ مِنْ بَعْدِهِ مِنْ جُنْدٍ مِنَ السَّمَاءِ وَمَا كُنَّا مُنْزِلِينَ {٢٨} 28. Persoalan ini tidak membutuhkan diturunkannya tentara dari langit untuk mengadzab mereka setelah mereka membunuh seorang lelaki pemberi nasihat dan mereka mendustakan para rasul. Mereka lebih lemah dan remeh dari itu dan Kami tidak pernah menurunkan para malaikat ketika membinasakan mereka, namun Kami kirimkan kepada mereka adzab yang menghancurkan mereka.
إِنْ كَانَتْ إِلَّا صَيْحَةً وَاحِدَةً فَإِذَا هُمْ خَامِدُونَ {٢٩} 29. Kebinasaan mereka cukup dengan sekali teriakan, serta merta mereka mati tidak tersisa seorang pun di antara mereka.
يَا حَسْرَةً عَلَى الْعِبَادِ ۚ مَا يَأْتِيهِمْ مِنْ رَسُولٍ إِلَّا كَانُوا بِهِ يَسْتَهْزِئُونَ {٣٠} 30. Betapa menyesalnya pada Hari Kiamat ketika para hamba mereka menyaksikan adzab. Tidak ada seorang rasul pun yang diutus Allah kepada mereka kecuali mereka mengolok-olok dan mengejeknya.
أَلَمْ يَرَوْا كَمْ أَهْلَكْنَا قَبْلَهُمْ مِنَ الْقُرُونِ أَنَّهُمْ إِلَيْهِمْ لَا يَرْجِعُونَ {٣١} 31. Tidakkah orang-orang yang mengolok-olok itu melihat dan mengambil pelajaran dari umat-umat sebelum mereka yang telah Kami binasakan bahwa mereka tidak akan kembali ke dunia ini?
وَإِنْ كُلٌّ لَمَّا جَمِيعٌ لَدَيْنَا مُحْضَرُونَ {٣٢} 32. Semua umat yang telah Kami binasakan ini dan umat yang lain, mereka semua pasti didatangkan ke hadapan Kami pada Hari Kiamat untuk menerima hisab dan balasan.
وَآيَةٌ لَهُمُ الْأَرْضُ الْمَيْتَةُ أَحْيَيْنَاهَا وَأَخْرَجْنَا مِنْهَا حَبًّا فَمِنْهُ يَأْكُلُونَ {٣٣} 33. Sebuah bukti nyata kekuasaan Allah bagi orang-orang musyrik ialah membangkitkan dan menghidupkan kembali bumi yang mati ini yang tidak ada tumbuhannya adalah Kami hidupkan kembali dengan menurunkan air. Kami keluarkan darinya berbagai macam tumbuhan yang bisa dimakan oleh manusia dan binatang. Dzat Yang telah menghidupkan bumi dengan tanaman itulah Yang menghidupkan makhluk setelah kematian.
وَجَعَلْنَا فِيهَا جَنَّاتٍ مِنْ نَخِيلٍ وَأَعْنَابٍ وَفَجَّرْنَا فِيهَا مِنَ الْعُيُونِ {٣٤} 34. Kami telah menjadikan di bumi ini kebun-kebun kurma dan anggur, Kami juga mengalirkan di dalamnya mata air-mata air yang mengairinya.
لِيَأْكُلُوا مِنْ ثَمَرِهِ وَمَا عَمِلَتْهُ أَيْدِيهِمْ ۖ أَفَلَا يَشْكُرُونَ {٣٥} 35. Semua itu agar para hamba memakan buahnya, itu semata-mata karena kasih sayang Allah kepada mereka, bukan karena usaha, kerja keras, daya, dan kekuatan mereka.Tidakkah mereka bersyukur kepada Allah atas nikmat tak terhingga yang dikaruniakan kepada mereka?
سُبْحَانَ الَّذِي خَلَقَ الْأَزْوَاجَ كُلَّهَا مِمَّا تُنْبِتُ الْأَرْضُ وَمِنْ أَنْفُسِهِمْ وَمِمَّا لَا يَعْلَمُونَ {٣٦} 36. Mahasuci Allah Yang Mahaagung, yang telah menciptakan semua jenis tumbuhan bumi serta lelaki dan perempuan dari diri mereka sendiri dan dari makhluk-makhluk Allah lainnya yang tidak mereka ketahui. Allah menciptakan semuanya sendiri maka tidak seyogianya ada selain-Nya yang dipersekutukan dengan-Nya.
وَآيَةٌ لَهُمُ اللَّيْلُ نَسْلَخُ مِنْهُ النَّهَارَ فَإِذَا هُمْ مُظْلِمُونَ {٣٧} 37. Salah satu tanda bagi mereka yang menunjukkan ketauhidan Allah dan kesempurnaan kekuasaan-Nya adalah malam yang darinya Kami mencabut siang maka serta merta manusia dalam kegelapan.
وَالشَّمْسُ تَجْرِي لِمُسْتَقَرٍّ لَهَا ۚ ذَٰلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ {٣٨} 38. Salah satu tanda bagi mereka adalah matahari yang beredar pada orbitnya yang telah ditetapkan oleh Allah baginya, tidak melampaui atau kurang darinya. Itulah ketetapan Yang Mahaperkasa yang tidak dikalahkan, lagi Maha Mengetahui yang tidak ada sesuatu pun yang berada di luar pengetahuan-Nya.
وَالْقَمَرَ قَدَّرْنَاهُ مَنَازِلَ حَتَّىٰ عَادَ كَالْعُرْجُونِ الْقَدِيمِ {٣٩} 39. Bulan merupakan salah satu tanda dalam ciptaan-Nya. Kami menetapkan baginya posisi-posisi di setiap malam, bermula dari bulan sabit kecil yang terus membesar hingga menjadi bulat sempurna (purnama), kemudian kembali mengecil hingga seperti pelepah kurma yang membusur tipis, melengkung, dan kuning karena saking tua dan keringnya.
لَا الشَّمْسُ يَنْبَغِي لَهَا أَنْ تُدْرِكَ الْقَمَرَ وَلَا اللَّيْلُ سَابِقُ النَّهَارِ ۚ وَكُلٌّ فِي فَلَكٍ يَسْبَحُونَ {٤٠} 40. Matahari dan bulan, malam dan siang, masing-masing memiliki waktu yang telah ditetapkan oleh Allah yang tidak akan dilampauinya. Tidak mungkin matahari mengejar bulan sehingga menghapuskan cahayanya atau mengubah garis edarnya. Tidak mungkin pula malam mendahului siang sehingga memasukinya sebelum berakhir waktunya; matahari, bulan, dan planet-planet masing-masing ber-putar pada orbitnya.
وَآيَةٌ لَهُمْ أَنَّا حَمَلْنَا ذُرِّيَّتَهُمْ فِي الْفُلْكِ الْمَشْحُونِ {٤١} 41. Di antara bukti dan hujah untuk mereka bahwa yang berhak diibadahi dan yang memberi nikmat itu Allah saja adalah Kami telah mengangkut keturunan Adam yang selamat di dalam kapal Nabi Nuh yang dipenuhi berbagai jenis makhluk agar kehidupan berlanjut sesudah terjadinya banjir bandang.
وَخَلَقْنَا لَهُمْ مِنْ مِثْلِهِ مَا يَرْكَبُونَ {٤٢} 42. Kami juga telah menciptakan, untuk orang-orang musyrik itu dan lainnya, kapal seperti kapal Nuh itu dan kendaraan lain yang mereka kendarai dan mengantarkan mereka ke negeri-negeri mereka.
وَإِنْ نَشَأْ نُغْرِقْهُمْ فَلَا صَرِيخَ لَهُمْ وَلَا هُمْ يُنْقَذُونَ {٤٣} 43. Jika Kami kehendaki niscaya Kami tenggelamkan mereka, lalu mereka tidak menemukan penyelamat yang menyelamatkan dan mereka pun tidak bisa menyelamatkan diri dari tenggelam.
إِلَّا رَحْمَةً مِنَّا وَمَتَاعًا إِلَىٰ حِينٍ {٤٤} 44. Kecuali jika Kami merahmati mereka, lalu menyelamatkan dan memberi mereka kenikmatan hingga waktu tertentu, supaya kembali dan memperbaiki kelalaian mereka di masa lalu.
وَإِذَا قِيلَ لَهُمُ اتَّقُوا مَا بَيْنَ أَيْدِيكُمْ وَمَا خَلْفَكُمْ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ {٤٥} 45. Jika dikatakan kepada orang-orang musyrik: "Berhati-hatilah terhadap perkara dan huru-hara akhirat, serta berbagai keadaan dan hukuman dunia, dengan hanya mengharap rahmat Allah bagi kalian!" Niscaya mereka berpaling dan tidak mengikuti ajakan itu.
وَمَا تَأْتِيهِمْ مِنْ آيَةٍ مِنْ آيَاتِ رَبِّهِمْ إِلَّا كَانُوا عَنْهَا مُعْرِضِينَ {٤٦} 46. Tidaklah datang kepada orang-orang musyrik itu satu tanda yang nyata dari Rabb mereka yang menunjukkan kebenaran dan menjelaskan kebenaran Rasul kepada mereka kecuali mereka berpaling dan tidak mengambil manfaat dari tanda itu.
وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ أَنْفِقُوا مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُ قَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لِلَّذِينَ آمَنُوا أَنُطْعِمُ مَنْ لَوْ يَشَاءُ اللَّهُ أَطْعَمَهُ إِنْ أَنْتُمْ إِلَّا فِي ضَلَالٍ مُبِينٍ {٤٧} 47. Jika dikatakan kepada orang-orang kafir itu: "Infakkanlah sebagian rezeki yang telah dikaruniakan Allah kepada kalian," niscaya mereka membantah orang-orang yang beriman dengan perkataan: "Apakah kami memberi makan orang yang jika Allah menghendaki tentu telah Dia memberinya makan? Tidaklah kalian, wahai orang-orang beriman, kecuali jelas-jelas jauh dari kebenaran ketika kalian memerintahkan kami melakukan itu."
وَيَقُولُونَ مَتَىٰ هَٰذَا الْوَعْدُ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ {٤٨} 48. Orang-orang kafir itu mendustakan dan terburu-buru dengan mengatakan: "Kapankah kebangkitan itu akan terjadi jika kalian benar?"
مَا يَنْظُرُونَ إِلَّا صَيْحَةً وَاحِدَةً تَأْخُذُهُمْ وَهُمْ يَخِصِّمُونَ {٤٩} 49. Orang-orang musyrik yang meminta disegerakannya ancaman Allah kepada mereka itu tidak menunggu selain tiupan mengerikan ketika terjadinya Hari Kiamat, yang akan membinasakan mereka ketika mereka sedang bertengkar tentang urusan kehidupan mereka.
فَلَا يَسْتَطِيعُونَ تَوْصِيَةً وَلَا إِلَىٰ أَهْلِهِمْ يَرْجِعُونَ {٥٠} 50. Orang-orang musyrik itu, ketika sangkakala ditiup, tidak bisa berpesan apa pun kepada seorang pun dan tidak bisa pulang kembali kepada keluarganya, bahkan mereka mati di pasar-pasar dan tempat-tempat mereka berada.
وَنُفِخَ فِي الصُّورِ فَإِذَا هُمْ مِنَ الْأَجْدَاثِ إِلَىٰ رَبِّهِمْ يَنْسِلُونَ {٥١} 51. Kemudian, ditiuplah sangkakala untuk kedua kalinya maka ruh mereka pun kembali ke jasad dan serta merta keluar dari kubur menuju Rabb mereka dengan segera.
قَالُوا يَا وَيْلَنَا مَنْ بَعَثَنَا مِنْ مَرْقَدِنَا ۜ ۗ هَٰذَا مَا وَعَدَ الرَّحْمَٰنُ وَصَدَقَ الْمُرْسَلُونَ {٥٢} 52. Orang-orang yang mendustakan kebangkitan berkata dengan menyesal: "Duhai, celakalah kami, siapa yang telah mengeluarkan kami dari kubur?" Perkataan mereka itu dijawab: "Inilah yang dijanjikan oleh Allah Yang Maha Pengasih dan telah diberitakan para rasul yang jujur."
إِنْ كَانَتْ إِلَّا صَيْحَةً وَاحِدَةً فَإِذَا هُمْ جَمِيعٌ لَدَيْنَا مُحْضَرُونَ {٥٣} 53. Kebangkitan dari kubur itu hanyalah hasil dari satu kali tiupan sangkakala, serta merta seluruh makhluk berada di hadapan Kami untuk menerima hisab dan pembalasan.
فَالْيَوْمَ لَا تُظْلَمُ نَفْسٌ شَيْئًا وَلَا تُجْزَوْنَ إِلَّا مَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ {٥٤} 54. Hari ini, tidak ada satu orang yang dizhalimi sedikit pun, kalian tidak diberi balasan selain berdasarkan amal yang telah kalian lakukan ketika di dunia.
إِنَّ أَصْحَابَ الْجَنَّةِ الْيَوْمَ فِي شُغُلٍ فَاكِهُونَ {٥٥}
هُمْ وَأَزْوَاجُهُمْ فِي ظِلَالٍ عَلَى الْأَرَائِكِ مُتَّكِئُونَ {٥٦}
لَهُمْ فِيهَا فَاكِهَةٌ وَلَهُمْ مَا يَدَّعُونَ {٥٧}
سَلَامٌ قَوْلًا مِنْ رَبٍّ رَحِيمٍ {٥٨}
وَامْتَازُوا الْيَوْمَ أَيُّهَا الْمُجْرِمُونَ {٥٩}
أَلَمْ أَعْهَدْ إِلَيْكُمْ يَا بَنِي آدَمَ أَنْ لَا تَعْبُدُوا الشَّيْطَانَ ۖ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ {٦٠}
وَأَنِ اعْبُدُونِي ۚ هَٰذَا صِرَاطٌ مُسْتَقِيمٌ {٦١}
وَلَقَدْ أَضَلَّ مِنْكُمْ جِبِلًّا كَثِيرًا ۖ أَفَلَمْ تَكُونُوا تَعْقِلُونَ {٦٢}
هَٰذِهِ جَهَنَّمُ الَّتِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ {٦٣}
اصْلَوْهَا الْيَوْمَ بِمَا كُنْتُمْ تَكْفُرُونَ {٦٤}
الْيَوْمَ نَخْتِمُ عَلَىٰ أَفْوَاهِهِمْ وَتُكَلِّمُنَا أَيْدِيهِمْ وَتَشْهَدُ أَرْجُلُهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ {٦٥}
وَلَوْ نَشَاءُ لَطَمَسْنَا عَلَىٰ أَعْيُنِهِمْ فَاسْتَبَقُوا الصِّرَاطَ فَأَنَّىٰ يُبْصِرُونَ {٦٦}
وَلَوْ نَشَاءُ لَمَسَخْنَاهُمْ عَلَىٰ مَكَانَتِهِمْ فَمَا اسْتَطَاعُوا مُضِيًّا وَلَا يَرْجِعُونَ {٦٧}
وَمَنْ نُعَمِّرْهُ نُنَكِّسْهُ فِي الْخَلْقِ ۖ أَفَلَا يَعْقِلُونَ {٦٨}
وَمَا عَلَّمْنَاهُ الشِّعْرَ وَمَا يَنْبَغِي لَهُ ۚ إِنْ هُوَ إِلَّا ذِكْرٌ وَقُرْآنٌ مُبِينٌ {٦٩}
لِيُنْذِرَ مَنْ كَانَ حَيًّا وَيَحِقَّ الْقَوْلُ عَلَى الْكَافِرِينَ {٧٠}
أَوَلَمْ يَرَوْا أَنَّا خَلَقْنَا لَهُمْ مِمَّا عَمِلَتْ أَيْدِينَا أَنْعَامًا فَهُمْ لَهَا مَالِكُونَ {٧١}
وَذَلَّلْنَاهَا لَهُمْ فَمِنْهَا رَكُوبُهُمْ وَمِنْهَا يَأْكُلُونَ {٧٢}
وَلَهُمْ فِيهَا مَنَافِعُ وَمَشَارِبُ ۖ أَفَلَا يَشْكُرُونَ {٧٣}
وَاتَّخَذُوا مِنْ دُونِ اللَّهِ آلِهَةً لَعَلَّهُمْ يُنْصَرُونَ {٧٤}
لَا يَسْتَطِيعُونَ نَصْرَهُمْ وَهُمْ لَهُمْ جُنْدٌ مُحْضَرُونَ {٧٥}
فَلَا يَحْزُنْكَ قَوْلُهُمْ ۘ إِنَّا نَعْلَمُ مَا يُسِرُّونَ وَمَا يُعْلِنُونَ {٧٦}
أَوَلَمْ يَرَ الْإِنْسَانُ أَنَّا خَلَقْنَاهُ مِنْ نُطْفَةٍ فَإِذَا هُوَ خَصِيمٌ مُبِينٌ {٧٧}
وَضَرَبَ لَنَا مَثَلًا وَنَسِيَ خَلْقَهُ ۖ قَالَ مَنْ يُحْيِي الْعِظَامَ وَهِيَ رَمِيمٌ {٧٨}
قُلْ يُحْيِيهَا الَّذِي أَنْشَأَهَا أَوَّلَ مَرَّةٍ ۖ وَهُوَ بِكُلِّ خَلْقٍ عَلِيمٌ {٧٩}
الَّذِي جَعَلَ لَكُمْ مِنَ الشَّجَرِ الْأَخْضَرِ نَارًا فَإِذَا أَنْتُمْ مِنْهُ تُوقِدُونَ {٨٠}
أَوَلَيْسَ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِقَادِرٍ عَلَىٰ أَنْ يَخْلُقَ مِثْلَهُمْ ۚ بَلَىٰ وَهُوَ الْخَلَّاقُ الْعَلِيمُ {٨١}
إِنَّمَا أَمْرُهُ إِذَا أَرَادَ شَيْئًا أَنْ يَقُولَ لَهُ كُنْ فَيَكُونُ {٨٢}
فَسُبْحَانَ الَّذِي بِيَدِهِ مَلَكُوتُ كُلِّ شَيْءٍ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ {٨٣}
Al-Qur'an Today @2006